Pelatihan Pembuatan Ranup Hias Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal Pada Ibu-ibu di Gampong Mon Ikeun
Keywords:
Pelestarian budaya; Ranup hias; Pengabdian masyarakat; Partisipasi masyarakatAbstract
Budaya lokal merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang perlu dijaga keberlanjutannya di tengah arus modernisasi. Salah satu bentuk budaya lokal masyarakat Aceh adalah ranup hias, yang memiliki nilai simbolik dan digunakan dalam berbagai kegiatan adat dan seremonial. Namun, praktik pembuatan ranup hias mulai mengalami penurunan akibat minimnya regenerasi pengrajin dan kurangnya ruang pembelajaran bagi masyarakat. Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal melalui pelatihan pembuatan ranup hias berbasis partisipasi masyarakat di Gampong Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA), yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan keterampilan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran budaya peserta khususnya ibu-ibu PKK, terhadap pentingnya pelestarian ranup hias sebagai warisan budaya lokal. Keterlibatan pengrajin senior sebagai mentor juga berperan dalam memperkuat proses transfer pengetahuan secara kontekstual. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif dalam pengabdian masyarakat dapat menjadi strategi efektif dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
References
Asadi, S., dan Ruhadini, R. “Pelatihan Kriya Anyaman Tradisional untuk Melestarikan Budaya Lokal dan Meningkatkan Pendapatan.” SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 4, No. 5, hlm. 870–875. 2025.
Dilawati, N. Peran Pemerintah Gampong dalam Promosi Wisata Halal di Kawasan Pantai Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Skripsi/Disertasi, Banda Aceh: UIN Ar-Raniry, 2024. https://repository.ar-raniry.ac.id
Indrawati, M., & Sari, Y. I. “Memahami Warisan Budaya dan Identitas Lokal di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS”, Vol. 18, No.1, hlm.77-85, 2024.
Mangunsong, J. B., dan R. Nurdin. “Pemberdayaan Remaja dalam Gerakan Hijau: Studi Kasus Kampung Lembang Jaya untuk Mencapai Lingkungan Bersih, Sehat, dan Berkelanjutan.” J-PKM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol.1, No. 4, hlm. 52–58. 2025.
Sembiring, R., “Pengabdian Kepada Masyarakat: Tantangan dan Peluang.” Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 4, No. 2, hlm. 35–50. 2017.
Sianturi, E. C., S. E. P. Salsabila, M. Mulyadi, Y. Yuli, I. Irawan, dan H. Basri. “Analisis Keefektifan Penerapan Sistem Demokrasi Substansial di MA Pembangunan UIN dalam Setiap Pengambilan Keputusan.” Journal of Economics and Business UBS, Vol. 13, No. 1, hlm. 191–199. 2024.
Syakhsiyyah, T., D. Safitri, dan S. Sujarwo. “Dampak Globalisasi terhadap Perubahan Budaya Lokal pada Masyarakat.” Jurnal Intelek Insan Cendikia, Vol. 2, No. 6, hlm. 12421–12428. 2025.
Zulhuda, R., Delima, I. P., Oktavianti, W., & Azizah, F. “Kearifan Lokal sebagai Sumber Inspirasi dalam Pengembangan Produk Wisata Budaya Kreatif”. Innovative: Journal Of Social Science Research, Vol. 5, No.3, hlm. 2089-2100, 2025.