REPESENTASI MATEMATIS SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBASIS PENDEKATAN PROBLEM SOLVING
Keywords:
Mathematical Representation, Model Discovery Learning, Problem SolvingAbstract
Representasi matematis merupakan salah satu aspek yang perlu ditekankan oleh guru dalam pembelajaran matematika. Kemampuan representasi matematis mengarahkan siswa dalam menemukan dan membuat suatu alat berpikir dalam menyampaikan informasi matematis dari hal yang bersifat abstrak menjadi hal konkret sehingga lebih mudah untuk dimengerti oleh siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan representasi matematis siswa melalui penerapan model Discovery Learning berbasis pendekatan Problem Solving. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 3 Pidie dengan menggunakan penelitian kuantitatif, desain penelitiannya adalah Pre-Experiment dengan jenis one-group pre-test-post-test. Untuk mendapatkan data diambil sampel menggunakan teknik random sampling pada satu dari tujuh kelas yaitu siswa kelas VIII-E dari populasi siswa di MTsN 3 Pidie. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes pre-test dan post-test, yang terdiri dari 3 soal uraian representasi matematis tentang materi teorema Pythagoras. Berdasarkan data yang diperoleh dari pre-test dan post-test digunakan uji t paired untuk melihat peningkatan kemampuan representasi matematis siswa melalui penerapan model Discovery Learning berbasis pendekatan Problem Solving. Hasil pengolahan data diperoleh bahwa= 8,26. Sementara itu, pada taraf signifikan α = 0,05 dengan derajat kebebasan dk = 24 diperoleh = 1,71. Oleh karena > yaitu 8,26 > 1,71 berakibat terjadinya penolakan H0. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis siswa melalui penerapan model Discovery Learning berbasis pendekatan Problem Solving di kelas VIII MTsN 3 Pidie.




